RSS

Biarkan Daya Khayal Anak Berkembang


Orangtua Perlu Beri Pengertian...

Semua teknologi yang memberikan kemudahan dan kenyamanan hidup saat ini berawal dari daya khayal para penemunya. Ketika manusia berkhayal bisa terbang seperti burung, Wright bersaudara bisa mewujudkan khayalan itu lewat pesawat udara.
Bulan purnama yang bersinar menawan di langit membuat orang berkhayal ingin menginjakan kaki ke sana. Dan khayalan itu bisa terwujud saat Neil Amstrong mendarat di bulan. Masih banyak lagi hal yang hanya menjadi khayalan semata tapi akhirnya bias di wujudkan.
Namun daya khayal juga bisa berujung maut. Seperti kisah tragis Heri (12) yang berkhayal menjadi Limbad yang bias melepaskan diri dari ikatan tal di tubuhnya. Limbad seorang pesulap yang biasa melakikan atraksi berbahaya, seperti terjun dari ketinggian setelah di jemur seharian, sampai melepaskan ikatan dari seluruh tubuhnya.
Bahwa setiap anak pasti memiliki daya khayal. Kemampuan daya khayal anak sangat berkaitan dengan kemampuan kognitif (analisa), kemampuan sensorik (panca indra dan motorik), kemampuan kreativitas, dan kemampuan abstraksi (pemahaman abstrak).
Jika keempat elemen itu tidak dikuasai, daya khayal itu akan sulit diwujudkan dan malah berkonotasi negative. Daya khayal anak kualitasnya masih terbatas. Sehingga jika tidak diikuti dengan kemampuan kognitif, sensorik dan pemahaman abstrak, bias menyebabkan hal negative.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar

Followers